Friday, 31 May 2019

Syarat-Syarat Pakaian Wanita Muslimah

Friday, May 31, 2019

Melihat tren busana muslimah belakangan ini kadang membuat saya prihatin. Banyak di antara para perancang mode yang membuat jilbab dan pakaian muslimah tanpa merujuk kepada ketentuan syariat. Dan bukan hanya pakaian sehari-hari saja, pakaian yang dikenakan untuk sholat seperti mukena pun, tak lepas dari kreasi demi menarik selera pasar.

Sayangnya banyak sekali wanita muslimah yang belum sepenuhnya mengetahui seperti apa berpakaian yang sesuai dengan syariat.
Berikut ini adalah penjelasan secara ringkas mengenai syarat-syarat jilbab yang sesuai dengan syariat :
  1. Menutup seluruh badan
  2. Tidak diberi hiasan-hiasan hingga mengundang pria untuk melihatnya.
    Allah subhaanahu wa ta’aalaa berfirman :
    ”Katakanlah ( ya Muhammad ) kepada wanita-wanita yang beriman : "Hendaklah mereka menundukkan pandangan mata dan menjaga kemaluan mereka, dan jangan menampakkan perhiasan mereka kecuali apa yang biasa nampak darinya. Hendaklah mereka meletakkan dan menjulurkan kerudung di atas kerah baju mereka ( dada-dada mereka )…  ( QS An-Nuur : 31 )
  3. Tebal / tidak tipis
    Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
    ”Akan ada nanti dikalangan umatku para wanita yang berpakaian tapi hakikatnya mereka telanjang…Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ”…laknatlah mereka karena sesungguhnya mereka itu terlaknat .”( HR Ath Thabrani dalam Al Mu’jamush Shaghir dengan sanad yang shahih sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Albani dalam kitab beliau Jilbab Mar’ah Al Muslimah )

    Kata Ibnu Abdil Baar rahimahullah : “Yang dimaksud Nabi shalaallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya ( di atas ) adalah para wanita yang mengenakan pakaian dari bahan yang tipis yang menerawangkan bentuk badan dan tidak menutupinya, maka wanita seperti ini istilahnya saja mereka berpakaian tapi hakikatnya mereka telanjang."
  4. Lebar tidak sempit
    Usamah bin Zaid radhiallahu ‘anhuma berkata Rasulullah shalaallahu ‘alaihi wa sallam memakaikan aku pakaian Qibthiyah yang tebal yang dihadiahkan oleh Dihyah Al Kalbi kepada beliau maka aku memakaikan pakaian itu kepada istriku. Suatu ketika beliau shalaallahu ‘alaihi wa sallam bertanya : “Mengapa engkau tidak memakai pakaian Qibthiyah itu ? 
    Aku menjawab : “Aku berikan kepada istriku”.
    Beliau berkata : “Perintahkan istrimu agar ia memakai kain penutup setelah memakai pakaian tersebut karena aku khawatir pakaian itu akan menggambarkan bentuk tubuhnya."
    ( Diriwayatkan oleh Adl Dliya al Maqdisi, Ahmad dan Baihaqi dengan sanad hasan, kata Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam Jilbab, hal 131 )
  5. Tidak diberi wangi-wangian
    Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda :
    ”Wanita mana saja yang memakai wangi-wangian lalu ia melewati sekelompok orang agar mereka mencium wanginya maka wanita itu pezina."( HR. An Nasai, Abu Daud dan lainnya dengan isnad hasan kata syaikh Al-Albani dalam Jilbab, hal. 137 )
  6. Tidak menyerupai pakaian laki-laki
    Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu mengatakan : Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam  melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian laki-laki.
    ( HR Abu Daud, Ibnu Majah dan lainnya. Dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam Jilbab, hal. 141 )
  7. Tidak menyerupai pakaian wanita kafir
    Karena Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam banyak sabdanya memerintahkan kita untuk menyelisihi orang-orang kafir dan tidak menyerupai mereka dalam hal ibadah, hari raya/perayaan ataupun pakaian khas mereka.
  8. Bukan merupakan pakaian untuk ketenaran
    Yakni pakaian yang dikenakan dengan tujuan agar terkenal di kalangan manusia, sama saja apakah pakaian itu mahal /mewah dengan maksud untuk menyombongkan diri di dunia atau pakaian yang jelek yang dikenakan dengan maksud untuk menampakkan kezuhudan dan riya'.
    Berkata Ibnu Atsir : pakaian yang dikenakan itu masyhur di kalangan manusia karena warnanya berbeda dengan warna-warna pakaian mereka hingga manusia mengangkat pandangan ke arahnya jadilah orang tadi merasa bangga diri dan sombong.
    Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallaam bersabda  :
    Siapa yang memakai pakaian untuk ketenaran di dunia maka Allah akan memakaikannya pakaian kehinaan pada hari kiamat kemudian dinyalakan api padanya."
    ( HR Abu Daud, Ibnu Majah dengan isnad hasan kata Syaikh Al-Albani dalam Jilbab, hal. 213 )
Demikian syarat-syarat jilbab muslimah. Semoga menjadi pengingat untuk kita dalam menjalankan kewajibanNya.

( Dinukil dari Jilbab Mar’ah Al Muslimah, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani | Majalah AsySyariah no 03/I/JUNI 2003 )

Sunday, 19 May 2019

Tip Berpuasa Sehat di Bulan Ramadan

Sunday, May 19, 2019
Tip Puasa Sehat Ramadan
Ilustrasi via Pixabay
Tak terasa nanti malam kita sudah masuk tanggal 15 Ramadan. Bulan puasa saat awal-awal kadang terasa lama tapi kalau sudah setengah jalan gini maka maka tahu-tahu sudah sampai Idul Fitri.

Pada bulan puasa ini pola kegiatan sehari-hari sedikit banyak akan berubah. Rasa ngantuk, lemes dan sedikit hilang konsentrasi yang kadarnya bisa berbeda-beda pada tiap orang. Ini karena intensitas ibadah kita pada malam hari yang lebih banyak sehingga berefek pada siang harinya. Ada yang tempat kerjanya memberikan pengurangan jam kerja sehingga ada tambahan waktu untuk kegiatan di rumah. Namun ada juga yang saat puasa justru banyak lemburnya. Kalau sudah begini harus pintar-pintar mengatur waktu dan menjaga kondisi selama puasa.

Berikut ini beberapa tip agar kita tetap sehat selama puasa :
1. Akhirkanlah sahur menjelang imsak.
Merupakan pengamalan sunnah Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam. Anas radhiallahu ‘anhu meriwayatkan dari Zaid bin Tsabit radhiallahu ‘anhu :
“Kami makan sahur bersama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, kemudian beliau shalat.” Aku tanyakan ( kata Anas ), “Berapa lama jarak antara adzan dan sahur ?” Zaid menjawab, “Kira-kira 50 ayat membaca al Quran”.

Perintah di atas sangat ditekankan untuk dilaksanakan, terlihat dari hadits-hadits yang menunjukkan tentang perintah dan keutamaan dari sahur tersebut.
Jadi jangan sepelekan sahur ya.

2. Sahurlah dengan menu seimbang, lengkapi dengan buah dan sayur. Sayur dan buah merupakan sumber serat dan vitamin yang membantu pencernaan.

3. Minumlah air putih dalam jumlah cukup saat sahur, karena selama kurang lebih 12 jam  kita tidak akan mendapat asupan cairan. Asupan cairan ini tidak hanya di dapat dari minuman tetapi juga dari buah-buahan seperti melon, semangka, jambu air, mentimun. Selain kandungan airnya buah-buahan tersebut juga mengandung serat, vitamin dan mineral yang sangat menunjang metabolisme tubuh.

4. Segeralah berbuka bila waktunya sudah tiba, jangan menunda-nunda.
Ini merupakan pengamalan sunnah Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam. Dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Senantiasa manusia di dalam kebaikan selama menyegerakan berbuka”.

Bila anda dalam perjalanan biasakan untuk membawa persediaan snack atau minuman, agar dapat berbuka tepat pada waktunya.

5. Berbuka dengan makanan yang dicontohkan oleh Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam.
Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, ( ia berkata ) :
“Adalah Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam berbuka dengan kurma basah ( ruthab), jika tidak ada ruthab maka berbuka dengan korma kering ( tamr ), jika tidak ada tamr maka minum dengan satu tegukan air”.

6. Mengkonsumsi makanan yang dapat menggantikan cairan dan elektrolit tubuh.
Slogan yang sering kita dengar 'berbukalah dengan yang manis' tidaklah sepenuhnya benar. Ketika seharian tubuh kita tidak mendapatkan asupan nutrisi dan tiba-tiba kita mengkonsumsi makanan manis apalagi dalam jumlah banyak, maka kadar gula darah akan  naik secara drastis dan hal tersebut dapat memperberat kerja dari hormon insulin.
Sebaiknya berbuka dengan buah yang mengandung zat pengganti cairan dan elektrolit tubuh. Blewah yang diberi perasan jeruk limau bisa menjadi salah satu alternatif pilihan. Buah kurma terbukti mengandung elektrolit dan pengganti energi yang baik. Jus buah dari buah-buahan yang tidak terlalu asam pun baik sebagai pilihan.

7. Puasa bagi penderita maag
Bagi penderita maag, pilihlah makanan yang bertekstur lembut sehingga aman bagi lambung. Sehabis menyantap sahur jangan langsung tidur terlentang yang akan menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan sehingga menyebabkan mual.

Pada prinsipnya lambung ini mempunyai pelindung untuk menetralisir asam lambung itu sendiri. Tapi ada beberapa faktor lain yang menyebabkan asam lambung ini kadang-kadang menimbulkan keluhan sakit. Mintalah saran dokter untuk mengkonsumsi obat rutin pada saat sahur.

8. Puasa bagi penderita diabetes
Bagi anda yang menderita penyakit diabetes, sebaiknya sahur dengan menu karbohidrat kompleks yang  mana penyerapannya akan berlangsung perlahan. Selain itu dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan  kaya serat  dan  protein.

Pantau gula darah anda secara berkala. Dan penting untuk mengenali tanda-tanda turunnya gula darah seperti keringat dingin dan terus mengantuk. Akan sangat bagus bila penderita gula darah memiliki alat cek gula darah untuk mengetahui kadar gula darah dalam kondisi darurat. Bila terjadi kadar gula darah turun pertolongan pertama bisa dilakukan dengan minum manis agar kondisi turunnya kadar gula tidak memberat.

Demikian beberapa tip agar puasa tetap lancar dan sehat. Selamat berpuasa!

Tuesday, 7 May 2019

Kenangan Masa Kecil Saat Ramadhan

Tuesday, May 07, 2019
Ramadhan sudah tiba. Bulan yang penuh dengan kegiatan ibadah ini selalu ditunggu oleh semua. Buktinya H-1 sebelum masuk bulan ramadhan supermarket pada ramai. Pastinya mereka ingin mempersiapkan semuanya saat ramadhan. Termasuk saya juga yang akhirnya ikut meramaikan karena dipeseni ibu saya untuk membeli bahan-bahan untuk persiapan sahur pertama.

Semarak bulan ramadhan ini terlihat juga dari agenda-agenda yang ada di masjid-masjid. Dari mulai sholat taraweh, takjilan, buka bersama dan ada juga even seperti lomba adzan, lomba hafalan dan kegiatan sosial lain. Jika dibanding dengan jaman saya kecil dulu, kegiatan ramadhan sekarang ini jauh lebih banyak dan meriah. Namun apapun kegiatannya, semangat dan kegembiraannya tetap sama. Semangat untuk bermain bersama teman-teman sepermainan, ngaji bersama dan pastinya berbuka puasa bersama.

Kenangan Masa Kecil Saat Ramadhan
wedang bajigur

Seperti halnya sekarang, yang namanya buka puasa bersama atau takjilan adalah acara yang paling ditunggu. Sebelum waktu berbuka itu, biasanya akan diisi dengan pengajian menjelang berbuka. Nah, yang istimewa takjilan ini adalah menu takjilnya. Berbeda dengan menu berbuka sekarang yang berupa makanan besar atau snack yang mengenyangkan, menu berbuka kami adalah minuman tradisioal bajigur.
Minuman bajigur ini dibuat bergantian sesuai jadwal yang telah dibuat. Di tempat saya dulu, kami jarang berbuka dengan snack karena snack ini diperuntukkan bagi yang tadarus Al Quran pada malam harinya. Tapi pernah juga sih ada snacknya, kalau pas nemu hari spesial, he.

Bajigur di jaman saya itu bahannya sangat simpel saja yaitu santan encer yang dimasak bersama gula merah. Ke dalam bajigur ini ditambahkan potongan kelapa muda. Sesekali ada yang menambahkan kolang-kaling tetapi yang paling sering adalah kelapa muda. Bajigur ini memang dimasak mendekati waktu berbuka sehingga saat disajikan masih panas atau hangat. Sekilas sederhana namun minuman ini terasa nikmat sekali. Apalagi bila kita mendapatkan potongan kelapa muda yang cukup banyak, hmm... bahagia rasanya.

Saat datang waktu tarawih adalah saat anak-anak sebaya berkumpul kembali. Yang namanya anak-anak pasti tak lepas dari kenakalan. Ada saja yang membuat kami sibuk sendiri. Kadang-kadang kami tertawa cekikikan karena saling menggoda antar teman. Pernah juga pas waktunya kultum kami tidak mendengarkan kultum dan malah pergi ke warung untuk membeli makanan.

Setelah besar seperti sekarang kadang senyum sendiri kalau teringat tingkah kita waktu itu. Tapi ada satu kesan bahwa meski sering bertingkah dan nakal, tetapi kami merasa dibebaskan untuk berekspresi dan menikmati masa-masa kecil itu. Bisa jadi hal itu yang membuat kami bahagia dan selalu terkenang dengan masa-masa itu.

Monday, 15 January 2018

Pengalaman Membeli Template Blog Premium

Monday, January 15, 2018
Template blog bagi seorang blogger adalah ibarat kerangka rumah yang akan ia bangun dan tata sedemikian rupa agar para tamunya senang berkunjung. Karena ini pulalah saya dulu pernah lembur dan sangat gigih untuk bisa menaklukkan kode html agar tampilan blog saya enak dan layak dikunjungi. Meskipun saya tidak semahir itu dan akhirnya memakai template premium. Namun dari seringnya utak-atik kode html tersebut ada banyak ilmu yang sangat membantu saya memodifikasi tampilan blog.

Berawal dari ide untuk berjualan di blog lah sehingga saya membeli template premium. Meski belum tahu mau berjualan apa, dan tak punya pengalaman berjualan tapi saya pikir tak ada salahnya kalau saya punya templatenya dulu. Eh, siapa tahu ada yang cocok dan saya benar-benar bisa berjualan di blog nantinya, he.

Tapi belum lagi mendapat template yang cocok untuk jualan, saya malah tergoda dengan banyak template cantik untuk blog saya. Salah satunya adalah sebuah template yang saat ini terpasang di blog pertama saya, Catatan Yoen. Blog ini berisi resep masakan dan hal-hal yang berhubungan dengan kuliner.

Ada sedikit cerita saat saya membeli template tersebut. Ini adalah pertama kali saya membeli template premium. Sebelum-sebelumnya sering jjuga mengunjungi situs penyedia template tetapi mengunduh yang versi gratis, he. Nah, saya kesulitan menyelesaikan transaksi karena harga yang tercantum di sana adalah dalam mata uang dolar dan hanya bisa membayar dengan kartu kredit atau Paypal. Dan saya tidak mempunyai keduanya. Karena masalah pembayaran ini, pembelian template ini tertunda hingga beberapa waktu.

Pengalaman Membeli Template Blog Premium

Tapi ... selalu ada solusi. Saat mencari referensi tentang pembelian template premium, saya membaca sebuah tulisan dari seorang blogger yang bercerita tentang pengalamannya membeli template dengan bantuan jasa pembayaran Paypal. Dari tulisan tersebut saya baru mengetahui kalau ada jasa pembayaran Paypal.

Jasa pembayaran ini biasanya membantu mereka yang hendak berbelanja online ( misal di Amazon dot com atau Ebay ) tetapi tidak mempunyai kartu kredit atau akun Paypal. Dan belakangan baru saya tahu, ternyata banyak penyedia jasa seperti ini. Ah, ternyata saya kurang piknik, he. Penyedia jasa ini kebanyakan membuka lapaknya di Kaskus meski ada juga yang di blog pribadinya. Di sana kita dapat membaca ketentuan transaksi dan mendapatkan nomor kontak pemilik lapaknya.

Saya kemudian menghubungi nomor kontak yang ada di lapak tersebut dan menanyakan apakah masih bisa menerima order untuk pembelian template blog dengan Paypal. Ternyata adminnya masih aktif dan meminta saya mengirimkan link barang yang akan saya beli untuk dicek harganya. Kemudian saya diberikan totalan harga dalam mata uang rupiah untuk kita bayar dengan cara transfer.

Saya sempat khawatir bagaimana kalau ada penipuan dalam transaksi ini. Namun membaca beberapa testimoni dari pelanggan lain, sepertinya tak ada yang perlu dikhawatirkan. Dan saya pikir kalaupun saya tertipu, maka saya akan dirugikan sebanyak harga template ( 9,5 dolar ) plus ongkos jasa pembelian. Risiko yang masih bisa ditoleransi, he.

Ada hal lain lagi yang mengganjal pikiran saya waktu itu. Berbeda dengan barang belanjaan lain ( misal alat elektronik, sepatu, tas atau barang lain ), yang saya beli ini adalah template blog yang berbentuk file pdf. File tersebut bisa saja dicopy ( tercopy ) bila harus melalui pihak ketiga. Karena itu sebelum saya transfer, saya menanyakan apakah file template-nya bisa langsung dikirim ke email saya. Dan ternyata hal tersebut bisa dilakukan. Jadi dalam transaksinya, agen penyedia jasa memakai email saya untuk alamat pengiriman template yang saya pesan.

Untuk transaksi saya kemarin prosesnya cepat. Begitu saya konfirmasi bahwa saya sudah transfer ( dengan mengirimkan screenshot transfernya ), beberapa menit kemudian saya sudah menerima email yang berisi file template yang saya beli. Dan email ini dikirim langsung dari pihak penjual templatenya.

Pengalaman Membeli Template Blog Premium

Dari pembelian kemarin saya mendapat 5 file pdf  yang berisi file yang sama. Mungkin maksudnya untuk cadangan ya. Karena saat kita utak-atik template, bisa saja terjadi kesalahan yang sulit dipulihkan lagi. Apalagi yang masih belajar kode html seperti saya.

Demikian pengalaman saya membeli template premium dengan jasa pembayaran Paypal. Semoga bisa menjadi pencerahan untuk yang sedang mencari-cari template premium atau produk apapun tetapi kesulitan saat harus membayar dengan kartu kredit atau Paypal.

Monday, 1 January 2018

Pengalaman Terbang Bersama NAM Air

Monday, January 01, 2018
Pengalaman Terbang Bersama NAM Air

Bagi anda yang sering melakukan perjalanan jauh, naik pesawat mungkin bukan hal yang asing lagi. Tapi bagi mereka yang baru pertama-tama mau naik pesawat mungkin informasi ini bisa bermanfaat untuk menambah referensi.

Ini adalah pengalaman saya bulan kemarin saat berlibur ke tempat saudara saya di Sumatera dengan pesawat NAM Air.
 
Karena sudah beberapa kali pergi ke sana, saya sudah punya gambaran maskapai mana saja yang terbang ke Palembang. Tetapi kali ini ada yang beda. Kalau sebelumnya kami biasa naik pesawat yang transit dulu di Jakarta, kali ini ada pilihan baru yakni penerbangan langsung Yogyakarta-Palembang.

Karena banyaknya pilihan maskapai, saya sempat membuat saya bingung mau pilih yang mana. Yang ada di pikiran saya sih naik pesawat full service seperti Garuda Indonesia yang sesuai pengalaman sebelumnya nyaman dan menyenangkan. Meski untuk kenyamanan tersebut saya harus merogoh kocek lebih dalam dan pasti nyari yang promo, he ..

Namun impian saya tampaknya bertepuk sebelah tangan karena Bapak dan Ibu saya lebih tertarik dengan pesawat yang terbang langsung ( tidak transit ) dengan pertimbangan lebih cepat sampai dan tidak capek. Wah, kalau sudah begini ngalamat gagal rencana saya terbang naik Garuda Indonesia, he ...

Pengalaman Terbang Bersama NAM Air
e-ticket
Semakin dekat dengan waktu berangkat, akhirnya diputuskan kami ke Palembang dengan pesawat NAM Air. Tiket untuk berangkat dibelikan oleh adik saya dan tiket pulangnya saya yang beli.

Karena saat ini layanan tiket pesawat menggunakan sistem elektronik ( e-ticket ) maka data penumpang sudah tercatat di website maskapai sejak kita booking tiket secara online. Adik saya yang membelikan tiketnya mengirim file pdf e-tiket tersebut melalui pesan chatting. Untuk check-in, saya cukup menunjukkan file tersebut kepada petugas check in di bandara. Begitu juga saat kami masuk ke area check in, saya cukup menunjukkan file tersebut pada petugas keamanan bandara.

Baca juga : Seputar E-ticket Pesawat Terbang

Seperti biasa saya berangkat ke bandara lebih awal supaya tidak grudakan saat harus mengantri di loket check in. Untuk penerbangan dengan NAM Air ini para penumpang diberangkatkan dari terminal B Bandara Adisucipto. Ini pertama kalinya saya terbang dari terminal B. Sebelum-sebelumnya kalau ke Palembang, pesawat yang saya naiki berangkat dari terminal A.

Suasana di loket check in pagi itu sangat sibuk. Selain NAM AIR, loket maskapai lain juga sudah buka dan penuh antrian. Lumayan sibuk juga karena barang bawaan saya ada 6 item yang ternyata setelah ditimbang beratnya 50 kg lebih, he. Dan karena sibuknya mengatur barang titipan bagasi tersebut, saya tak sempat minta agar kami bisa duduk berjejer. Tapi waktu saya lihat boarding pass nya, ternyata kami bertiga sudah diatur duduk sederet. Setelah proses check in selesai saya menunggu di ruang tunggu sambil melihat-lihat suasana di terminal B yang baru beroperasi sejak 2015 ini.

Kami boarding sekitar pukul 10.20 WIB. Mundur beberapa menit saja dari jadwal yang seharusnya. Masih terhitung wajar sih kalau hanya beberapa menit.
Saya tadinya mengira pesawat kami parkirnya tak terlalu jauh dari gate. Ternyata pesawat kami parkirnya di depan terminal A. Lumayan juga nih jalannya ...

Pengalaman Terbang Bersama NAM Air
menuju NAM Air ...

Tak ada aral yang berarti saat pesawat ini take off. Setelah saat-saat penting terlewati dan daratan yang semakin lama semakin menghilang, pesawat mulai stabil. Waktu itu langit berawan. Awan putih dan sesekali langit biru menjadi pemandangan dari jendela pesawat.

Ada yang luput dari perhatian saya, bahwa ternyata penerbangan NAM Air memberikan snack selama terbang. Sebenarnya fasilitas snack dan bagasi ini tertera pada e-tiket tapi saya kurang memperhatikan ada tulisan snack nya. Makanya saya surprise waktu pramugari membagi-bagikan snack dan minuman. Roti manis dan air mineral ini mungkin tidak mahal tapi lumayanlah menjaga mulut saya tetap mengunyah dan mengurangi tekanan di tuba eustachius saya.

Pengalaman Terbang Bersama NAM Air

Penerbangan Yogyakarta - Palembang dengan NAM Air ini memakan waktu sekitar 1 jam 20 menit. Meski cuaca sedang hujan di beberapa tempat, penerbangan kami cukup lancar tanpa ada guncangan yang berarti. Lega sekali saat melihat ke bawah terlihat kelokan-kelokan seperti sebuah sungai besar. Saya pikir itu pasti sungai Musi. Tapi lama-lama saya ragu. Ah entahlah ... Yang jelas pesawat kami ini kini berada di atas Pulau Sumatera.

Baca juga : Tips Pertama kali Naik Pesawat Terbang

Pesawat kami mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II pada sekitar jam 12.00. Cuaca di Palembang sangat panas. Setelah mengambil barang bagasi, kami segera menemui adik saya dan keponakan yang sudah menunggu di luar.

Pengalaman Terbang Bersama NAM Air

Untuk pertama kali ini saya mendapatkan kesan yang cukup baik dengan pelayanan NAM Air. Bukan hanya pemberian snack selama terbang saja yang membuat penerbangan ini menyenangkan, tetapi di NAM Air ini pula saya pertama kali melihat pramugari Indonesia mengenakan jilbab. Salut deh buat NAM Air. Dan kesan yang baik ini membuat kami percaya untuk terbang lagi dengan NAM Air saat kembali ke Jogja.