Tuesday, 24 December 2019

Cerita Saya Mendaftar Mobile Banking dan Internet Banking

Tuesday, December 24, 2019
Mendaftar Mobile Banking dan Internet Banking

Sudah lama tidak ke kantor bank dan memang sebenarnya saya agak segan untuk datang ke kantor bank kalau urusannya tidak darurat. Selain karena antrian yang lama setelah urusan pokok kita selesai kadang masih ditawari dengan beberapa produk bank yang bikin saya senyam senyum karena kalau langsung menolak nggak enak juga sama cs nya, he.

Namun belum lama ini mau tak mau saya harus mendatangi kantor bank karena tidak bisa log ini di internet banking versi yang baru. Sebenarnya sudah cukup lama layanan internet banking ini dialihkan ke versi yang baru di mana para nasabah harus mendaftar ulang untuk aktivasinya. Tapi saya nya aja yang agak menyepelekan sehingga sampai website versi lamanya ditutup saya belum juga mendaftar.

Awalnya saya ke kantor bank yang terdekat dengan tempat kerja saya. Di sana saya diterima oleh satpam yang menanyakan keperluan saya. Saya bilang bahwa saya ingin ke customer service dan bertanya mengapa saya tidak bisa log in di website versi yang baru. Waktu itu dijawab oleh satpam nya bahwa halaman website tersebut sekarang sudah tidak bisa dan dialihkan ke mobile banking. Satpam juga menyarankan agar saya mendownload terlebih dahulu aplikasinya apabila saya belum mendownload.

Saya sebenarnya agak kurang yakin dengan penjelasan bapak satpam ini. Rasanya aneh kalau layanan internet banking itu tidak bisa digunakan lagi. Dan sepemahaman saya, aplikasi di smartphone itu beda dengan website bank yang saya buka melalui browser. Tapi sayang karena terkendala sinyal yang sangat jelek, saya tidak bisa membuka website yang saya maksud dan menunjukkannya ke satpam.

Akhirnya karena hampir setengah jam saya tidak bisa membuka websitenya saya memilih pulang saja. Saya pikir tidak ada gunanya juga kalau bisa ketemu dengan cs kalaau saya tidak bisa terkoneksi dengan internet. Namun sebelum pulang itu saya sudah memulai proses mengunduh aplikasi mobile banking nya. Kata pak satpam sih itu aplikasinya.

Lain hari saya kembali datang ke kantor bank lain yang lebih dekat dengan rumah saya. Sama seperti di kantor bank yang pertama, saya di tanya sama satpamnya apa keperluan saya. Ketika saya bilang akan menanyakan kenapa tidak bisa log in di internet banking, dijawab bahwa sekarang sudah dialihkan ke mobile banking. Saya bilang ke satpamnya lebih jelas bahwa saya memakai internet banking dan bukan aplikasi mobile banking dan masalah saya saat ini adalah saya tidak bisa log in. Saya sempat membuka halaman websitenya dan menunjukkannya ke satpam, namun jawabannya sama bahwa website tersebut sudah tidak bisa lagi ...

Masih merasa aneh dengan jawaban pak satpam yang kurang lebih intinya website bank ini tidak bisa lagi. Tapi dari pada saya pusing akhirnya saya ngikut proses yang harus di lakukan yaitu mendaftar di ATM kemudian mengisi formulir prmintaan aktivasi internet banking dan yang penting mengantri ke customer service untuk bertanya langsung.

Sampai giliran saya, permintaan aktivasi mobile banking saya di verifikasi dan tinggal aktivasinya di aplikasi. Karena saya sudah disuruh download sebelumnya maka saya tunjukkan aplikasi yang telah saya download sebelumnya. Wk wk .. ternyata aplikasi yang saya download kemarin bukanlah aplikasi yang dimaksud. Aplikasi tersebut diperuntukkan bagi perusahaan dan bukan nasabah individu. Eh, pantesan saya agak aneh dengan nama aplikasinya yang ada tulisan 'bisnis', tapi karena sudah di iyakan oleh satpam waktu itu ya saya manut saja.

Sepertinya memang saya harus bersabar dengan proses pendaftaran mobile banking ini karena ketika membuka Playstore aplikasi yang harus saya download tidak muncul. Dibilangin sama cs nya mungkin versi android saya tidak mendukung karena aplikasi ini hanya didukung oleh android versi 5 ke atas. Gubrakk ...

Memang betul sih handphone saya androidnya versi 4. Padahal saat ini sudah versi 10. Jadi ternyata handphone saya kurang update alias sudah tergolong jadul. Dan saya harus upgrade versi android saya atau ganti handphone agar saya bisa mendownload aplikasi ini, he.

Dari pertemuan dengan mbak cs ini baru saya tahu bahwa internet banking versi baru ini akan bisa digunakan setelah saya mengaktifkan layanan mobile banking. Ini dia jawaban yang saya cari sejak kemarin-kemarin yang tidak pernah disampaikan oleh dua orang satpam yang saya temui sebelumnya. Seandainya mereka mengatakan ini saya pasti tidak akan bingung dan bertanya-tanya.

Akhirnya keinginan saya untuk menggunakan layanan internet banking atau mobile banking harus tertunda. Sementara ini semua urusan bayar membayar dan transfer harus terencana dengan lebih baik karena saya hanya bisa bertransaksi lewat ATM.  Untuk upgrade androidnya sepertinya tidak sesederhana yang saya bayangkan karena sejak lima tahun lalu handphone saya tidak pernah diutak-atik alias sudah jauh ketinggalan. Dan untuk beli handphone baru, tampaknya ini solusi paling jitu namun harus merogoh kocek dalam-dalam. Hmm ...

Saturday, 30 November 2019

Pengalaman Menaikkan Berat Badan

Saturday, November 30, 2019

Berat badan sering menjadi masalah untuk sebagian orang. Tak cuma masalah penampilan yang kadang membuat tidak nyaman tetapi juga masalah kesehatan akibat kelebihan atau kekurangan berat badan. Karena itu berbagai cara dilakukan agar berat badan tetap berada di rentang ideal.

Saya mungkin satu di antara orang yang sulit menaikkan BB. Merasa sudah makan cukup tapi BB selalu saja stagnan. Hingga suatu ketika saya bersemangat untuk bersungguh-sungguh mengatur makan dan latihan ringan untuk menaikkan berat badan ( BB ). Paling tidak nilai IMT saya masuk rentang normal.

Baca juga : Ketika Saya Ingin Menaikkan Berat Badan

Berikut ini cerita singkat saya menaikkan BB yang meskipun terbilang lambat tapi kenaikannya permanen dan akhirnya nilai IMT saya masuk kategori normal.

1. Menambah porsi makan

Menambah porsi makan adalah cara paling logis untuk meningkatkan BB. Kalau makanan yang kita konsumsi sehari-hari melebihi kebutuhan, maka akan ada sebagian yang disimpan. Sebaliknya jika asupannya kurang dari kebutuhan, maka energi akan diambil dari simpanan tubuh.

Tetapi yang namanya makan inipun bukan sembarang makan. Tidak bisa seseorang banyak makan tetapi makanan yang dimakan lebih banyak mengandung zat yang merugikan tubuh sendiri seprti lemak atau gula yang berlebihan.

Pencarian saya pada bahan makanan yang paling mudah saya konsumsi berhenti pada roti, selai kacang, susu dan buah pisang. Keempat makanan ini saya pilih untuk menjadi menu tambahan di luar menu makan harian saya. Roti dan selai kacang saya konsumsi sebagai snack di antara makan pagi dan makan siang. Pernah juga saya menyantapnya pada malam hari. Sedangkan buah pisang paling sering saya konsumsi pada pagi hari ketika perut masih kosong. Beruntung makanan ini mudah didapat dan mudah menyiapkannya.

2. Pilih makanan yang baik

Selain menambah masukan makanan, saya mulai memilih-milih makanan. Ini jika kondisinya memungkinkan, he. Misalnya untuk lauk, saya akan memilih bagian yang minim lemak, misalnya ikan atau dada ayam. Selain itu kombinasi protein hewani dan nabati juga menjadi pilihan saya untuk mendapatkan gizi yang lebih beragam dan tidak bosan. Tapi kalau kondisi tidak memungkinkan untuk memilih, ya akhirnya makan apa yang ada saja.

3. Latihan pembentukan otot

Salah satu hal yang penting bagi yang ingin menaikkan BB adalah latihan otot. Latihan otot pada bagian-bagian tubuh tertentu atau menggunakan beban bermanfaat untuk menambah massa otot dan memacu pertumbuhan secara alamiah.

Ada banyak sekali tutorial mengenai pembentukan otot ini. Saya sendiri memilih beberapa gerakan ringan yang relatif aman dan tidak memerlukan perlengkapan fitness tertentu. Paling-paling hanya butuh dumble yang saya ganti dengan dua botol air mineral yang terisi penuh, he.

Meski sederhana untuk latihan otot ini memerlukan kedisiplinan dan harus meluangkan waktu paling tidak 30 menit sehari. Dan idealnya latihan dilakukan 2-3 kali seminggu. Tapi dalam kenyataannya saya melakukannya dengan santai. Kalau lagi ada waktu dilakukan dan kalau memang lagi sibuk ya dibiarkan saja terlewat. Tapi yang jelas niatnya ada.

Dan setelah beberapa minggu, hasil dari latihan ini mulai kelihatan. Bagian-bagian otot yang dilatih menjadi lebih kencang dan berisi. Ada benarnya juga ungkapan yang mengatakan bahwa hasil takkan mengkhianati usaha, he.

4. Keseimbangan akivitas istirahat

Keseimbangan aktivitas dan istirahat ini penting agar energi yang masuk tidak terbuang untuk hal-hal yang tidak begitu penting. Semenjak berniat menaikkan BB trsebut, saya praktis mengurangi kegiatan-kegiatan yang tidak begitu penting. Bahkan kalau memang tidak perlu, saya tinggalkan saja.

Yang penting juga untuk diketahui bahwa stress psikis ini bisa lebih menyita banyak energi lho dibanding stressor fisik. Untuk itu hal-hal yang menjadi beban pikiran perlu dikelola dengan baik. Nah, tentang bagaimana mengelola dan beradaptasi dengan stress ini saya pun masih harus banyak belajar. Jadi silahkan mencari-cari sendiri bagaimana berdamai dengan stress ini ya.

5. Atasi keluhan kronis 

Masing-masing orang bisa jadi punya masalah kesehatannya sendiri-sendiri. Riwayat maag yang saya derita cukup lama memang cukup membuat saya pusing tujuh keliling. Kalau orang lain ada yang menderita maag justru menjadi gemuk karena sering makan, tapi ternyata tidak demikian dengan saya, he.

Pernah saya periksa mengenai keluhan maag saya ini ke dokter spesialis penyakit dalam khusus pencernaan. Beberapa obat diberikan untuk mengurangi keluhan yang saya jalani. Tapi setelah obat habis, keluhan tetap saja ada. Akhirnya saya memilih meninggalkan obat dan mulai memperbaiki pola hidup dan pola makan. Meski dalam waktu yang cukup lama, alhamdulillah keluhan maag saya kini jauh berkurang.
Dalam setahun ini BB saya naik kurang lebih 2,5 kg. Nggak banyak-banyak amat memang. Tapi bagi saya ini sudah bagus karena IMT sudah masuk rentang normal. Dan meski saya sudah agak malas-malasan menjalai diit dan latihan ini, BB tidak turun lagi.

Kalau pakai hitungan matematika, harusnya tahun depan saya bisa naik 2,5 kg lagi dong ya. Tapi sepertinya untuk mengejar kenaikan BB ini juga harus dipertimbangkan efeknya, karena tubuh kita pastinya akan beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi. Dalam hal kenaikan BB termasuk masing-masing orang bisa jadi berbeda adaptasinya tergantung usianya masing-masing.

Saya sendiri merasakan sedikit perubahan seiring dengan naiknya BB. Yang paling saya rasakan adalah rasa cepat mengantuk. Bisa jadi karena tubuh bekerja lebih berat karena bertambahnya intake makanan. Mungkin ke depannya saya harus mencari menu diit yang lebih sehat namun tetap berenergi. Dan pastinya harus memaksa badan agar terus bergerak dan tidak mager, he..

Friday, 15 November 2019

Agar Pinjam Meminjam Tak Jadi Runyam

Friday, November 15, 2019
Pinjam meminjam adalah sesuatu yang lazim terjadi dalam hidup kita. Adalah naluri sebagai manusia yang saling membutuhkan dan ingin menolong sehingga transaksi pinjam meminjam ini dapat terjadi. Tetapi sayang niat baik ini kadang berbuntut ketidaknyamanan bila seiring berjalannya waktu peminjam tak punya komitmen untuk mengembalikan pinjamannya.


seputar pinjam meminjam
ilustrasi via pixabay.com

Cerita tidak mengenakkan seputar pinjam meminjam ini banyak terjadi di sekitar kita. Ada seorang teman yang punya piutang uang tapi kesulitan saat hendak menagih, padahal dia sedang membutuhkan dana tersebut. Akhirnya dia harus menjadi peminjam juga untuk memenuhi kebutuhannya. Ada lagi yang meminjam uang kepada temannya, sampai beberapa tahun berlalu tak ada komunikasi kapan akan dikembalikan. Padahal sebenarnya kesempatan berbicara itu ada, karena yang pinjam dan yang meminjami berada di satu gedung kantor dan beberapa kali bertemu.
Dan masih banyak lagi pastinya cerita tentang pinjam meminjam yang sering kita dengar sehari-hari.

Memang pinjam meminjam uang antar teman atau saudara biasanya didasarkan atas rasa saling percaya. Tak ada saksi apalagi jaminan. Bila pinjaman tersebut dianggap kecil, biasanya peminjam akan rela saja bila pinjaman tak kunjung kembali.

Tetapi beda ceritanya bila jumlah pinjaman tersebut relatif besar. Pinjaman yang tak kunjung kembali ini akan membuat si peminjam resah. Kadang upaya menagih pun bisa menimbulkan kenyamanan bagi kedua belah pihak. Salah-salah persahabatan yang tadinya baik menjadi renggang gara-gara masalah pinjam meminjam ini.

Lalu bagaimana agar pinjam meminjam uang ini menjadi nyaman untuk kedua pihak?

Beberapa hal berikut ini mungkin bisa menjadi catatan bagi yang meminjam maupun pemberi pinjaman :

1. perhitungkan resikonya

Masing-masing orang bisa jadi punya patokan nilai sendiri-sendiri tentang hal ini. Dan bisa jadi ketika kita meminjamkan kepada saudara bisa beda perlakuan dibanding ketika meminjamkan kepada teman. Tapi semua akan setuju bahwa resiko terbesar saat kita memberikan pinjaman adalah saat si peminjam tidak mampu atau menunda-nunda mengembalikan pinamannya. Oleh karena itu kita harus tahu seberapa besarnya pinjaman yang bisa kita pinjamkan dan apakah bisa dipinjamkan dalam waktu lama. Selain itu kita juga harus siap dengan semua resiko bila pinjam meminjam dilakukan dengan dasar saling percaya.

2. kontrak waktu

Biasanya inisiatif ini datang dari yang meminjam untuk menunjukkan komitmennya kapan akan mengembalikan. Tapi bisa juga ini menjadi syarat yang diberikan si peminjam untuk disepakati kapan harus mulai mengembalikan, misalnya 1 bulan, 2 bulan, 1 tahun dan seterusnya.

Saat tiba waktu yang disepakati tersebut, bagi peminjam tidak boleh menunda-nunda pembayaran hutangnya. Bila belum mampu, mintalah kerelaan kepada pemberi pinjaman untuk memperpanjang waktunya.
Sebaliknya pemberi pinjaman sebenarnya mempunyai hak untuk menagih kepada peminjam bila sudah jatuh tempo. Meskipun ini sering tidak dilakukan karena segan atau lainnya. Dan apabila peminjam belum mampu maka tidak diperkenankan memaksa membayarkan hutangnya.

3. barang jaminan

Ini adalah cara sederhana untuk memberikan kepercayaan kepada orang yang memberi pinjaman. Mungkin cara ini lazim di tempat gadai atau bank, tapi belum lazim  ssaat pinjam meminjam antar teman. Dan biasanya pertemanan atau saudara tidak pernah mensyaratkan jaminan seperti ini. Tetapi ini bisa menjadi solusi yang menenangkan bagi kedua belah pihak.

Barang jaminan dapat berupa barang-barang yang berharga seperti emas, surat berharga atau barang berharga lainnya. Bila disepakati oleh kedua belah pihak, barang jaminan ini bisa menjadi pembayaran bila saat jatuh tempo peminjam tidak mampu melunasi hutang.

4. pentingnya saksi dan catatan

Manusia itu tempatnya lupa. Kadang-kadang kita sangat percaya diri bisa mengingat sesuatu, tapi pada akhirnya lupa. Terutama bagi yang meminjam hutang harus dicatat agar tidak lupa dengan kewajibannya sendiri. Sedangkan untuk pemberi pinjaman catatan bisa menghindarkan kita dari keragu-raguan dan berbagai masalah di kemudian hari.

Saksi sangat penting terutama jika jumlah pinjaman relatif besar. Ajaklah seseorang yang dipercaya dan bisa menjaga nama baik kedua belah pihak. Dan yang tidak kalah penting dari saksi adalah, apabila seseorang telah berumah tangga, maka sebaiknya suami/istri mengetahui hal ihwal peminjaman ini. Selain sebagai saksi, suami/istri ini adalah ahli waris yang akan menanggung bila terjadi sesuatu ke depannya.

Tentang perlunya suami atau istri untuk mengetahui tentang transaksi hutang ini, saya pernah menemui aturan ini diberlakukan oleh bagian keuangan di sebuah kantor yang bekerjasama dengan bank dalam melayani pinjaman kepada karyawannya. Apabila yang meminjam tersebut sudah berstatus menikah maka wajib untuk mengajak suami/istri saat menerima uang pinjaman.

5. membayar hutang adalah prioritas

Ada sebuah nasihat yang mengatakan jika seseorang sedang memiliki tanggungan hutang maka dia tidak boleh bergaya hidup mewah atau membeli kebutuhan-kebutuhan yang sifatnya tersier. Yang harus menjadi prioritas ketika masih punya hutang adalah melunasi hutangnya. Mungkin akan banyak yang tidak setuju dengan hal ini, karena gaya hidup adalah kebiasaan yang sudah berlangsung lama dan sulit dihilangkan, he.

6. jangan berprasangka

Selain beberapa hal di atas perlu kiranya kita berbaik sangka kepada orang yang meminjam apabila orang yang meminjam tiba-tiba lama tak terdengar kabarnya. Bisa jadi ada sesuatu yang membuat yang bersangkutan tidak segera melunasi pinjamannya. Bisa ditanyakan baik-baik dan mengingatkan tentang pinjamannya.

Ada kejadian yang tak bisa saya lupakan hingga sekarang tentang seorang teman lama yang datang dan meminjam uang kepada saya. Karena setelah meminjam itu memang teman saya ini tidak pernah berkunjung lagi atau memberikan kabar lagi, saya menjadi merasa agak aneh. Ditambah lagi ada suara negatif yang masuk telinga saya membuat saya akhirnya memutuskan untuk menagih pinjaman tersebut lewat surat ( - waktu itu belum jamannya chattingan, he ).

Ternyata keputusan saya tersebut menimbulkan persoalan baru. Surat yang saya kirim tidak sampai kepada yang bersangkutan tapi malah dibaca oleh saudaranya dan anggota keluarga yang lain. Masalah pinjam meminjam ini akhirnya diselesaikan oleh sang adik dan saya baru tahu waktu itu bahwa ada sedikit masalah antara teman saya dan keluarganya sehingga surat itu dibuka tanpa sepengetahuan teman saya tersebut.

Beberapa waktu setelah kejadian itu baru saya menerima surat berisi permintaan maaf dari teman saya yang sekaligus menjelaskan kenapa dia tidak kunjung muncul dan melunasi hutangnya. Sebenarnya alasan yang dia berikan bisa diterima. Mungkin yang seharusnya adalah teman saya ini tetap menjaga komunikasi dengan saya sehingga tidak terkesan tiba-tiba menghilang.
seputar pinjam meminjam
Untuk yang memberi pinjaman :

Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, "Barang siapa menghilangkan suatu kesusahan dari seorang muslim dari kesusahan-kesusahan dunia, niscaya Allah akan menghilangkan darinya kesusahan dari kesusahan-kesusahan akhirat. Dan barang siapa yang memberi kemudahan kepada orang yang mu'sir ( kesulitan membayar hutang ), niscaya Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Dan Allah selalu menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong saudaranya."

Untuk yang meminjam :

Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, "Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri.”

Semoga kita termasuk orang yang amanah ketika menjadi peminjam dan bisa mendulang banyak pahala saat menjadi orang yang berkelebihan.

Thursday, 17 October 2019

Selain Uang, Ini Keuntungan Yang di Dapat dari Ngeblog

Thursday, October 17, 2019

Keuntungan Ngeblog Selain Uang

Bermacam-macam tujuan orang membuat blog. Ada yang memang sejak awal ingin menghasilkan uang dengan ngeblog. Ada juga yang bertujuan menyalurkan hobi menulis. Dan ada juga yang awalnya menyalurkan hobi namun kemudian berpikir agar blognya bisa menghasilkan uang.

Saya pun pernah berpikir untuk bisa mendapatkan uang dari blog. Paling tidak untuk ganti beli kuota lah, he. Karena keinginan tersebut saya dulu rajin mencari tahu tentang seluk beluk Google Adsense dan mencoba beberapa cara monetisasi blog. Saya pernah bergabung dengan beberapa situs pay per klik lokal dan pernah juga ikut menjual souvenir unik di blog dengan teknik dropship.

Tapi karena berbagai sebab, tak ada satu pun dari program-program tersebut yang berlanjut. Dari tayangan iklan yang saya sendiri kurang sreg hingga blog saya yang kurang memenuhi syarat untuk mendaftar Google Adsense. Kesimpulannya monetisasi blog tidak semudah yang saya bayangkan, he.

Lalu setelah semua harapan untuk mendapatkan uang tersebut pergi apakah saya masih terus ngeblog. Faktanya demikian. Saya masih terus ngeblog hingga sekarang. Sepertinya minat untuk menulis mengalahkan keinginan-keinginan lainnya, he. Meski itu artinya ngeblog ini menjadi hobi yang menyenangkan namun juga butuh biaya untuk mengelolanya.

Selain Uang, Apa Keuntungan Yang di Dapat dari Ngeblog?


Setiap orang bisa jadi memiliki jawaban yang berbeda-beda. Kalau saya, berikut ini beberapa di antaranya:

1. eksistensi

Semua orang butuh akan eksistensi. Menulis di blog adalah salah satu cara untuk eksis namun tetap positif. Ada kepuasan tersendiri saat tulisan kita bisa ditemukan oleh pengguna internet melalui mesin pencari. Itu artinya apa yang kita tulis ada manfaatnya. Dan artinya kita telah eksis dong, he.

2. menulis lebih baik

Seiring berjalan waktu dan semakin banyakya pengunjung muncul rasa tanggung jawab untuk menulis dengan lebih baik. Tak hanya dalam cara menulis agar mudah dipahami tapi juga isi tulisan yang memang bermanfaat untuk banyak orang.

Teringat dulu waktu awal-awal ikut giveaway, saya butuh waktu lama untuk menulis 200 kata saja. Saya yang biasanya nulis resep makanan harus berusaha menuliskan ide yaang ada di kepala. Tapi seiring berjalan waktu menulis panjang menjadi semakin terbiasa. Seperti pepatah bilang "Alah bisa karena biasa".

3. bermanfaat untuk orang lain

Seperti halnya kita saat mencari informasi di internet, begitu juga dengan pengguna internet yang lain. Mereka mencari informasi sesuai kebutuhannya. Dengan menulis di blog kita bisa membuat tulisan yang bermanfaat untuk banyak orang. Tentunya sesuai bidang kita masing-masing seperti kesehatan, travelling, teknologi, tips seputar dapur dan lain sebagainya.

4. mengisi waktu luang

Kejenuhan bisa dialami oleh semua orang. Jenuh dengan rutinitas harian atau dengan permasalahan yang dihadapi. Nah bagi yang suka menulis ngeblog bisa menjadi alternatif untuk berkegiatan di waktu luang yang menyenangkan.

Dan di jaman yang serba online ini menulis unguk blog tidak harus duduk di depan komputer. Dengan smartphone kita bisa update blog di mana saja. Saat mengantri di bank, sambil antri membayar pajak atau lainnya. Kadang di saat menunggu tersebut kita malah mendapatkan ide tulisan yang menarik. Saat banyak orang menggunakan waktu luang untuk browsing, chatting, membaca berita atau memantau medsos yang isinya tidak semuanya positif ngeblog pastinya lebih keren, kan.

5. tempat curhat

Menulis adalah bercerita. Blog memberikan ruang yang sangat luas untuk mengeluarkan isi pikiran dan berbagi pandangan. Ini lebih baik dari pada kita cuap-cuap di media sosial yang ruangnya sangat sempit untuk menulis. Dan apa yang kita tulis di media sosial tersebut bisa jadi tidak akan mudah diakses seperti tulisan di blog. Jadi blog ini seperti buku harian namun masih layak dibaca banyak orang.

6. menambah wawasan

Salah satu keuntungan dari ngeblog adalah kesempatan untuk bergabung dengan blogger lain di komunitas blog. Di group/komunitas blog tersebut saya bisa berbagi tulisan dan membaca tulisan orang lain dengan blog walking. Banyak hal yang bisa saya dapatkan dengan saling berkunjung ke blog orang lain. Selain tips dan tutorial blog, saya jadi bisa melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain.

Ngeblog juga membuat kita terus belajar. Seperti misalnya ketika ada pertanyaan di kolom komentar tulisan saya seputar resep atau tips baking, ada semacam tanggung jawab untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut. Kalau saya belum tahu jawabannya, saya akan berusaha mencari tahu dan banyak belajar lagi seputar baking. Karena ngeblog saya jadi tambah pinter, he.

Itu beberapa hal yang saya dapat dari ngeblog selama ini. Bagaimana dengan anda?

Monday, 7 October 2019

Tentang Niche Blog dan Konsistensi Ngeblog

Monday, October 07, 2019
Tentang Niche Blog dan Konsistensi Ngeblog

Salah satu yang tantangan bagi sesorang blogger adalah konsistensi dalam menulis. Konsisten bukan hanya terus menulis agar postingannya terus bertambah tetapi juga tulisan yang baik yang sesuai dengan topik blognya. Untuk blog yang topiknya general mungkin masih leluasa mendapatkan banyak ide tulisan. Tetapi bagi yang memilih blog dengan niche tertentu, konsisten menulis adalah suatu perjuangan.

Saya pun merasakan tantangan ini ketika membuat blog Catatan Yoen yang nichenya adalah resep dan tips baking. Saya dulu memilih topik ini karena saat memulai ngeblog saya lagi seneng-senengnya masak-masak khususnya baking. Dan itu juga yang memotivasi saya untuk eksis melalui blog dan akhirnya membuat blog. Ditambah lagi saya kemudian bergabung di sebuah komunitas kuliner, membuat saya lebih semangat lagi untuk menampilkan hasil masakan saya.

Perpaduan antara ‘hobi’ dan ’obsesi' untuk eksis ini ternyata klop, he. Blog Catatan Yoen cepat sekali tumbuhnya. Tidak hanya jumlah postingannya yang bertambah, jumlah pengunjungnya pun semakin meningkat. Seiring dengan itu saya pun mulai belajar lebih banyak tentang seluk beluk blog. Dari mengenal SEO hingga utak-atik kode html agar blog saya lebih nyaman bagi pengunjung.

Tapi pada suatu waktu di mana saya tidak bisa baking lagi atau malas mencari ide tulisan seputar baking. Mulai jarang update blog dan jenuh dengan blog saya sendiri, he. Apalagi ketika saya kemudian bergabung dengan komunitas blog dan mulai mengikuti kontes blog maka saya menjadi gemar menulis beragam tema, selain resep dan baking.

Baca juga : Tentang Giveaway dan Blog Competition

Yang menjadi masalah kemudian, saya mulai berasa aneh ketika di blog yang berisi resep-resep masakan di dalamnya ada tulisan yang mengulas tentang produk suplemen kesehatan atau produk perawatan kulit. Sangat tidak nyambung kan, he. Begitu juga ketika melihat template blog yang sepertinya kurang sesuai untuk menulis review produk, membuat saya menjadi kurang pede saat mau ikut kontes blog, he.

Membuat blog lagi? Awalnya ini juga yang terpikir di kepala. Tapi mengingat dulu waktu membangun blog pertama cukup menghabiskan waktu dan energi, maka keinginan membuat blog baru saya lupakan sejenak. Selama beberapa waktu saya menulis banyak hal dan kadang-kadang ikut kontes blog di blog masak memasak, he.

Namun pada akhirnya dengan berbagai pertimbangan dan kemantapan saya membuat blog kedua yaitu Yoen Ngeblog. Dan tak lagi mau menghabiskan waktu untuk utak-atik html saya membeli template premium dengan sedikit modifikasi agar sesuai dengan kebutuhan blog saya.

Di blog kedua ini saya menulis beragam topik. Tentang hal-hal yang menarik bagi saya namun masih layak untuk diceritakan. Pastinya selain tentang resep masakan. Selain tulisan baru, ada juga beberapa tulisan dari blog pertama yang didaur ulang karena sayang kalau tidak di tulis ulang.

Kalau blog pertama dulu niche blognya adalah resep dan tip baking, untuk blog kedua ini saya sendiri masih bertanya-tanya apa sebutannya yang sesuai. Tadinya saya ingin menjadikan blog ini lifestyle blog. Tetapi sepertinya jiwa saya tak cocok untuk mengulas tentang ‘gaya hidup’, he. Karena kalau menilik dari definisinya lifestyle blog lebih banyak membutuhkan tampilan visual selain narasi.

Mungkin lebih sesuai jika dilabeli personal blog jika melihat tulisan-tulisannya lebih merupakan ekspresi dan pendapat pribadi mengenai hal-hal yang saya alami atau rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk di dalamnya adalah mencurahkan unek-unek yang ada di kepala saya. Tapi bukan semata-mata curhat lho ya. Pastinya blog ini hanya dikelola oleh seorang saja yaitu saya sebagai penulis.

Setelah ada blog kedua ini, saya semakin jarang update di blog pertama. Meski begitu hingga sekarang blog pertama saya tersebut masih terus eksis. Ada satu artikel yang paling banyak dikunjungi hingga saat ini yaitu Ovenku Oven Tangkring yang bisa dibilang menjadi artikel andalan untuk blog tersebut terus eksis. Hingga artikel ini saya tulis, kalau kita mengetikkan kata kunci ‘cara menggunakan oven tangkring’ atau ‘seputar oven tangkring’ di mesin pencari, artikel saya tersebut masih muncul di halaman pertama google.

Ngeblog itu tidak mudah dan juga tidak murah. Butuh kuota internet, butuh meluangkan waktu dan butuh pihak lain jika ada kesulitan dalam mengelola blog. Dan pastinya butuh skill menulis agar tulisan kita bisa dipahami dengan baik. Lalu mungkin ada yang bertanya, apa yang kita dapat dari ngeblog?   -bersambung-